Cara Mengurangi Pemborosan Alat Tulis dan Persediaan Kantor – Beberapa Tips dan Trik Berguna!

"Satu sen yang ditabung adalah satu sen yang dihasilkan." – Benjamin Franklin (Salah satu Bapa Pendiri Amerika Serikat)

Salah satu perhatian utama sebagian besar bisnis dan organisasi adalah efektif biaya dan memastikan bahwa dana perusahaan dimanfaatkan dengan baik. Cara yang tepat untuk mencapai hal ini bukan dengan mengurangi pengadaan tetapi dengan mengurangi pemborosan dan penyalahgunaan perlengkapan kantor dan alat tulis, yang sebenarnya dapat membuat lubang besar ke dalam dana perusahaan dan meningkatkan biaya overhead dalam jangka panjang.

Dua bidang utama perlengkapan kantor yang umumnya lebih mudah terbuang adalah Stationery dan Produk Kertas. Namun, kabar baiknya adalah bahwa semua yang dibutuhkan hanyalah sedikit perhatian dan perhatian untuk mengekang pemborosan ini. Karena itulah; mulai hari ini, mari kita jadikan konservasi sebagai kebiasaan bukan hanya untuk penyebab lingkungan, tetapi bahkan di kantor juga.

Simpan Cek di Alat Tulis Kantor untuk Mengurangi Wastage!

Tanpa siapa pun untuk mengelola dan mengawasi alat tulis kantor, konsumsi mereka sering kali tidak terkendali. Menunjuk seorang yang bertanggung jawab untuk mengelola perlengkapan kantor dan alat tulis adalah ide yang baik untuk memastikan bahwa mereka tidak disalahgunakan.

a) Dengan cara ini juga akan membantu Anda memahami perlengkapan kantor mana yang paling diminati dan yang terletak di bagian bawah sebagai sumber daya berlebihan, untuk membantu Anda memesan secara tepat waktu berikutnya.

b) Alih-alih hanya menyerahkan alat tulis kantor setiap kali seorang karyawan memintanya, simpanlah trek di daftar alat tulis kantor. Dengan langkah ini, begitu angka berada di depan mereka, karyawan akan secara otomatis sadar meminjam alat tulis kantor seperti pena atau buku catatan terlalu sering dan akan mencoba menggunakannya dengan bijaksana.

c) Sebagai ukuran yang lebih panik, Anda juga dapat menugaskan alat tulis kantor khusus dan jumlah masing-masing untuk setiap karyawan per bulan berdasarkan perannya. Jadi, jika semua orang tahu bahwa mereka hanya bisa mendapatkan tiga pena atau satu penanda dalam sebulan, mereka akan berhati-hati untuk tidak kehilangannya.

Gunakan kembali dan Daur Ulang Kertas dan Produk Kertas!

Persediaan kantor lain yang sangat disalahgunakan dan disia-siakan adalah kertas. Menurut Kantor Bantuan Lingkungan Minnesota, rata-rata pekerja kantor menggunakan 10.000 lembar kertas fotokopi setiap tahun. Tentunya, sebagian besar dari kita dapat melakukannya dengan sedikit kurang! Meskipun kertas dapat didaur ulang, tidakkah Anda pikir itu ide yang lebih baik untuk mengurangi pemborosannya di tingkat dasar karena bahkan untuk didaur ulang, kertas harus dikumpulkan, diangkut dan diolah, yang, pada gilirannya merupakan biaya tambahan.

a) Hal pertama yang harus dilakukan di sini adalah untuk mendidik dan menciptakan kesadaran di antara karyawan. Anda dapat memulai kampanye 'Simpan Kertas – Simpan Pohon' di tempat kerja Anda, beri imbalan kepada karyawan yang benar-benar mengikuti praktik ini.

b) Gunakan kertas satu sisi yang tidak lagi diperlukan untuk membuat catatan dan draf kasar daripada menggunakan kertas baru, post-it dan notepads setiap waktu.

c) Anda juga dapat menggunakan kertas sekali diparut sebagai persediaan kemasan untuk melindungi barang rapuh saat pengiriman.

d) Simpan kertas printer dengan mendorong karyawan mencetak pada kedua sisi bilamana memungkinkan.

e) Demikian juga, Anda dapat menggunakan kembali amplop, persediaan kemasan, dan kotak kardus yang diterima perusahaan Anda.

Bahkan tindakan kecil yang diambil pada waktu yang tepat dapat menyebabkan perubahan besar. Kami berharap mengikuti kiat sederhana namun efektif ini akan membantu mengurangi pemborosan persediaan kantor dalam jangka panjang di tempat kerja Anda!